
Tapteng-Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Gabungan Hasang, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga Rabu (29/7/2026), progres pembangunan telah mencapai 31,88 persen dengan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan pembangunan dimulai sejak pukul 08.00 WIB di atas lahan seluas 600 meter persegi (30 x 20 meter) dengan luas bangunan yang sama. Pembangunan ini mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 01/Barus Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Sertu Kepler Situmorang, bersama Kepala Desa Gabungan Hasang, kepala tukang beserta 12 orang pekerja, serta lima personel Yon TP 905/TS.
Pada tahap pekerjaan persiapan, proses pembersihan lahan dan pemasangan bouwplank telah rampung 100 persen. Sementara itu, pada pekerjaan struktur bawah, seluruh tahapan mulai dari penggalian pondasi, pemasangan pondasi, urugan tanah, lantai kerja, pondasi batu belah, pemadatan tanah, hingga pekerjaan footplat, kolom pedestal, dan sloof juga telah diselesaikan sepenuhnya.
Memasuki pekerjaan struktur atas, pembangunan berbagai kolom beton, balok, dan sebagian konstruksi baja telah berjalan sesuai target. Di sisi lain, pekerjaan arsitektur juga terus mengalami kemajuan, ditandai dengan selesainya pemasangan dinding bata merah, plesteran, acian, serta sebagian besar pekerjaan sponengan, pemasangan keramik lantai, rabat beton, hingga finishing cat interior.
Untuk mendukung kelancaran pembangunan, berbagai material konstruksi terus didatangkan ke lokasi, di antaranya 100 meter kubik pasir, 40 meter kubik batu kali, 360 sak semen, ratusan batang besi ulir dan besi polos, 120 truk tanah timbunan, serta 28.000 buah batu bata.
Babinsa Koramil 01/Barus Sertu Kepler Situmorang mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat pembangunan sarana ekonomi masyarakat di tingkat desa.
“Pembangunan Koperasi Merah Putih ini diharapkan dapat segera selesai sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pusat kegiatan ekonomi desa. Kami akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana, aman, dan tepat waktu,” ujarnya.
Pada pukul 17.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan pembangunan ditutup dalam keadaan aman dan lancar. Pekerjaan dijadwalkan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan harapan progres pembangunan terus meningkat hingga mencapai target penyelesaian.
![]()



