
Tapteng-Bekerjasama dengan relawan, Babinsa anggota Koramil 03/Pandan mendirikan tenda serbaguna bantuan dari kodim 0211/TT berdiri di lokasi Desa sigiring – giring Kecamatan Tukka.
Dampak bencana tanah longsor dan banjir bukan hanya merusakkan bangunan infrastruktur daerah maupun rumah warga, melainkan juga membuat trauma bagi masyarakat yang tinggal di desa Aek bottar.
Bapak Najmudin halawa Kepala Desa Aek bottar mengatakan semenjak terjadinya banjir dan tanah longsor kemarin hingga sekarang, masyarakat sekitar masih trauma untuk ke rumahnya dan memilih untuk tinggal diluar.
“Akibat longsor dan banjir, masyarakat trauma untuk kembali tinggal di rumahnya dan memilih mengungsi tinggal di tenda. Hal tersebut dikarenakan masih sering terjadi banjir susulan sehingga membuat merasa tidak aman berada di rumah.” ujarnya.
“Ada juga yang mendirikan tenda sendiri dari terpal di depan rumah, katanya sambil menjaga keamanan rumah.”imbuh Bapak Najmudin halawa Kepala Desa Aek bottar.
Lokasi berbeda, Kapten Inf Jonter manalu Danramil 03/Pandan mengatakan di tempat terbuka menjadi lokasi paling aman saat ini, namun harapannya keadaan bisa cepat pulih sehingga dapat mengobati traumatik yang dirasakan oleh masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor.
“Harapannya banjir dan tanah longsor susulan tidak terjadi lagi, sehingga masyarakat tidak bertahan di tenda pengungsian dan bisa menjalani hidup normal layaknya sebelum bencana.” kata Danramil 03/Pandan.
![]()



